Perencanaan Pemasaran Untuk Bisnis UMKM



Marketing memiliki peran yang sangat penting untuk sebuah bisnis. Bisnis yang maju dan berkembang karena didukung oleh strategi pemasaran yang baik. Perlu diingat, marketing tidak sama dengan sales, sales lebih fokus ke transaksi  penjualan, marketing berbicara lebih menyeluruh mulai dari penjualan, promosi hingga merek.
Menggunakan strategi marketing ada ilmunya dan ada strategi yang perlu direncanakan dengan baik. 



  • Marketing berfungsi untuk mengkomunikasikan informasi produk kita ke konsumen, mulai dari kelebihan produk kita, fitur serta berbagai informasi detail tentang produk.
  • Strategi marketing misalnya strategi harga, strategi produk serta promosi akan menjadi senjata ampuh untuk menghadapi persaingan bisnis.
  • Salah satu tujuan penting strategi marketing adalah untuk membangun merek kita.
  • Strategi marketing sangat dibutuhkan sebagai strategi untuk membangun hubungan dengan konsumen sehingga konsumen menjadi loyal.
  • Strategi marketing berperan untuk menjaga pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Bisnis dalam jangka panjang akan sangat ditentukan oleh kekuatan merek, kualitas produk, serta komunikasi pemasaran yang berkelanjutan.


MARKETING PLANNING
  • Marketing Plan adalah strategi merencanakan pemasaran secara terstruktur untuk membangun merek dan meningkatkan penjualan.
  • Marketing plan (perencanaan pemasaran) sangat penting untuk dilakukan oleh pebisnis agar strategi yang dibuat terencana dengan baik sehingga memudahkan dilapangan . Marketing plan dibuat agar tujuan dasar marketing tercapai yaitu kinerja bisnis yang meningkat.
  • Faktanya semua perusahaan dan bisnis besar melakukan marketing plan. Beberapa pebisnis besar pun sudah menyadari pentingnya perencanaan pemasaran agar strategi pemasaran yang dibuat terencana dengan baik.
  • Nah! Hal ini juga sangat penting diterapkan oleh pengusaha pemula agar bisnis yang sedang dirintis bisa berkembang.

6 TAHAPAN SEDERHANA MEMBUAT MARKETING PLAN
  1. Tentukan Tujuan &Target
  • Tahap awal dalam perencanaan marketing adalah membuat tujuan pemasaran dan target yang ingin dicapai. Target marketing plan biasanya mencakup tentang membangun merek dan meningkatkan penjualan.
  • Tujuan marketing plan harus dapat diukur. Branding biasanya diukur berdasarkan marketing research namun pengukuran yang cukup sederhana adalah pengukuran penjualan.
รจ Penerapan strategi jualan perlu diterapkan mengacu pada konsep smart (specific, measureable, attainable, relevant and Timely) :
-       Spesifik Target jualan harus spesifik, jangan terlalu umum
-       Measureable Target jualan harus terukur
-       Attainable Memungkinkan untuk diterapkan
-       Relevant Relevan sesuai dengan strategi
-       Timely Tentukan periode waktu dari target jualan

  1. Buatlah Analisa SWOT Sederhana
v  SWOT adalah analisa mendasar sebelum membuat marketing plan yang mencakup Strength, Weakness, Opportunity & Threat.
v  TUJUAN : SWOT dilakukan untuk mengetahui posisi kita saat ini. Hal penting dari SWOT adalah mengetahui apa yang menjadi kelebihan kita dan kelemahan kita.
v  Ketika kita tahu apa yang menjadi kelebihan, kelemahan, peluang dan kemungkinan ancaman yang datang dari luar maka kita bisa menerapkan strategi yang tepat untuk memenangkan persaingan.
v  FOKUS dari strategi ini adalah perbesar kelebihan kita dan minimalisir kelemahan kita.

Penjelasan SWOT 
  • Strength merupakan kekuatan. Kita perlu menjabarkan apa saja yang menjadi kekuatan dan kelebihan bisnis kita. Fokus perbesar dan tonjolkan ini untuk meningkatkan daya saing bisnis kita. Contoh : Lokasi jualan yang strategis, memiliki juru masak yang ahli, memiliki modal yang cukup besar.
  • Weakness adalah kelemahan. Kita perlu menjabarkan apa saja yang menjadi kelemahan dan kekurangan dari bisnis kita. Fokus menimalisir kekurangan kita. Contoh : Produk mudah hancur saat mengirimkan melalui delivery, produk mudah basi, kualitas bahan material kemasan yang kurang bagus.
  • Opportunity adalah peluang. Peluang adalah hal yang kemungkinan akan mendukung bisnis kita berkembang, namun saat ini belum ada terasa manfaatnya secara real. Contoh : Memiliki kenalan dan networking yang luas, memiliki sebidang tanah yang bisa dipakai.
  • Threat adalah ancaman, ancaman ini biasanya datang dari luar yang terkadang tidak kita duga. Ancaman dari luar ini kemungkinan besar akan mempengaruhi bisnis kita.Contoh : adanya pesaing, kenaikan Bahan Bakar Minyak.

  1. Lakukan Analisa Pesaing
Sebelum kita menjalankan bisnis dan melakukan strategi pemasaran maka hal penting yang diperlukan
adalah melakukan analisa pesaing.
Analisa pesaing bisa dilakukan dengan cara sederhana yaitu dengan membuat daftar siapa saja pemain
bisnis yang memiliki kemiripan dengan kita. 
Buatlah daftar pemain bisnis dan juga apa saja yang dilakukan dalam bisnisnya.
Analisa pesaing penting sebagai masukan untuk strategi yang akan kita lakukan nantinya.
Tahap sederhana menganalisa persaingan
·         Buatlah daftar list pemain bisnis yang memiliki kemiripan bisnis dengan kita dan akan menjadi pesaing kita.
·         Dari daftar list pesaing tadi, cari info dari mereka tentang :
- Produk apa yang mereka jual
- Strategi promosi yang mereka lakukan
- Kelebihan produk mereka
- Kelemahan produk mereka
·         Setelah dibuat daftar list pesaing dan detail informasinya, langkah selanjutnya adalah buatlah strategi dari bisnis kita yang berisi hal-hal yang perlu kita lakukan untuk membuat strategi bisnis kita lebih baik dari pesaing

  1. Tentukan Target Market
·         Dalam menyusun perencanaan pemasaran, hal penting yang perlu disusun adalah penentuan target market yang akan kita tuju. Penentuan target market ini sangat penting dilakukan pebisnis agar strategi pemasaran yang dilakukan tidak salah target.
·         Penetapan target market harus disesuaikan dengan karakteristik produk kita
·         Bahasa teori dari penentuan target pasar adalah penentuan STP (Segmenting, Targeting dan Positioning). Pebisnis pemula tidak harus menjabarkan secara lengkap dari STP ini, namun setidaknya mengerti cara menentukan target market dan tidak salah dalam penentuan target market dari produknya.
·          
Contoh SegmentasiTujuan Segmentasi Pasar :
·         Gender Pria/wanita
·         Usia Anak, Remaja, Dewasa, Usia Lanjut (penentuan umur bisa disesuaikan)
·         Lokasi Kota, Daerah dll
·         Status Pekerja karyawan, pengusaha, anak sekolah, ibu rumah tangga dll.
·         Prilaku Kaum metropolitan, kaum tradisional, anak gaul dll
·         Kelas Sosial Kelas ekonomi bawah, menengah, atas.

  1. Simple Marketing Mix
·    Marketing mix atau bauran pemasaran adalah inti dalam perencanaan pemasaran yang mencakup strategi produk, strategi harga, strategi promosi dan strategi channel/distribusi penjualan.
·      Marketing MIX dalam bahasa inggris lebih terkenal dengan 4P (Product, Price, Place & Promotion)
·         Meskipun diluaran sana semakin banyak jargon marketing mix misal 7P, 9C, namun strategi paling dasar dan penting adalah strategi 4P ini.

Strategi Produk           
Pertama-tama, untuk masuk ke pasar, kita harus memiliki produk yang bagus sesuai dengan target pasarnya. Produk meliputi unsur-unsur jenis-jenis produk, kualitas, desain, features (fasilitas dan kegunaannya), nama merek, kemasan, ukuran, pelayanan, garansi dll.

Strategi Harga
Produk tersebut harus memiliki harga yang sesuai dengan target pasar. Price meliputi penentuan harga produk, potongan, jangka waktu pembayaran, aturan kredit. Harga yang ditentukan saat perencanaan pemasaran harus disesuaikan dengan hal-hal sebagai berikut : Profit, Pesaing, Jumlah, Strategi
Strategi Chanel & Distribusi (place)
·         Lokasi atau tempat yang kita masuki juga menentukan keberhasilan menggarap target pasar.
·         Place meliputi saluran distribusi, cakupan (coverage), lokasi, distribusi penjualan dll.
·         Komponen ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam pemasaran, karena tujuan utama dari pemasaran adalah menyalurkan barang - barang atau jasa, maka komponen place haruslah tepat sasaran.

v  Strategi Promosi
Promotion : Ketiga P yang lain tak akan berarti tanpa promosi, yakni mengkomunikasikan produk kita kepada target pasar. Promosi penting untuk membangun brand awareness (orang tahu produk kita) serta membuat konsumen berkeinginan membeli produk kita.

  1. Tahapan Budgeting
·      Dalam mempersiapkan perencanaan pemasaran (marketing plan) sangat diperlukan untuk membuat perencanaan budgeting (anggaran) untuk persiapan realisasi marketing plan.
·       Perencanaan anggaran ini disusun berdasarkan setiap hal yang dibutuhkan untuk marketing plan.

Demikian sebagian dari poin-poin bagaimana kita membuat perncanaan pemasaran untuk bisnis umkm, jika anda membutuhkan diskusi lebih lanjut silahkan isi pesan anda di halaman pesan pada Web ini.
Salam Sukses dan Terima Kasih

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar