Mahasiswa Baru BSI Ikuti Workshop Entrepreneur

PURWOKERTO, SATELITPOST-Mempersiapkan generasi muda berjiwa entrepreneurship, BSI Entrepreneur Center (BEC) Bina Sarana Informatika (BSI) Purwokerto mengikutkan 150 mahasiswa baru dalam Roadshow Seminar Entrepreneur 4 All, Kamis (8/10).
 
Seminar yang juga dilaksanakan di beberapa kota besar lainnya itu, mengangkat tema besar Saatnya Sekarang Jadi Pengusaha Muda Sebelum Wisuda. Dalam agenda yang dipusatkan di lantai 5 Gedung BSI Purwokerto itu, seorang Young Entrepreneur Purwokerto, Dimas Gustaman, didaulat sebagai motivator para peserta seminar. Dimas sempat bertanya pada para peserta, kenapa sebagian anak muda belakangan ini lebih memilih menjadi seorang pegawai dibandingkan terjun menekuni bisnis yang dibangun sendiri. Pengusaha muda yang tergabung di HIPMI Banyumas ini juga membagi rahasia suksesnya dalam menjalankan beberapa usaha yang bahkan dibangunnya tanpa modal.
 
"Kesuksesan manusia itu, sudah dijamin oleh sang pencipta. Janji itu, bahkan sudah tertuang dalam kitab suci semua agama," katanya. Menurut Dimas, sukses adalah perjalanan diri berdasar peta sukses yang direncanakan sendiri dengan kesadaran diri. Karena itulah, untuk memulai menjalankan sebuah bisnis, bukan khanya permodalan dan pengalaman saja yang dibutuhkan. Ternyata, mindset atau pola pikir sangat berpengaruh.
 
"Berani mencoba, menjadi kunci sukses. Mindset-nya dulu yang harus dibangun, untuk menuju itu. Saya sudah membuktikan bahwa untuk mengejar kesuksesan, pernah dan bisa dibuktikan tercapai tanpa modal," katanya.
 
Yustina Meisella, Kepala BEC BSI Purwokerto mengatakan, seminar semacam itu rutin diadakan setiap penerimaan mahasiswa baru. Sebab, para mahasiswa baru itu sangat perlu dirahkan sejak awal pola pikir sebagai seorang calon Entrepreneur.
 
"Kita ingin pola pikir mahasiswa baru ini berubah. Sebab, kebanyakan mahasiswa sekarang, begitu lulus langsung berkeinginan mencari kerja. Dengan seminar semacam ini, sejak awal kuliah para mahasiswa di BSI sudah punya mindset untuk membuka atau manjadi pemain utama sebagai seorang pengusaha," katanya.
Selain seminar, BSI akan secara kontinyu dan simultan dalam membentuk jiwa entrepreneur mahasiswanya. Mereka juga akan dibekali dengan workshop produk yang sekaligus melatih mereka untuk mulai mempresentasikan keunggulan produk atau usaha yang dijalankan.
 
"Kami juga akan berikan pelatihan marketing sebagai lanjutan dan membuka jalur dengan open table ke berbagai instansi lewat bazar untuk mengenalkan produk atau usaha yang dibuat mahasiswa," ujarnya.
 
Bincang Kampus
Selain memberikan sejumlah pembekalan untuk mahasiswanya, sebagai bentuk tanggung jawab pengelola kampus juga mengundang orangtua wali dalam sebuah forum khusus. Agenda rutin tahunan itu, dikemas sebagai Bincang Kampus yang menghadirkan beberapa perwakilan pengelola kampus BSI Purwokerto.
Agenda tersebut, selain dihadiri Ketua BSI Purwokerto, Warjiono, juga dihadiri beberapa staf lain pengelola kampus tersebut. Lewat pertemuan itu, harapannya hubungan silaturahmi pengajar dan pengelola kampus dengan orang tua wali mahasiswa akan terjalin lebih erat.
 
"Kami juga ingin supaya orang tua wali mahasiswa, tahu apa saja keunggulan kampus tempat putra-putri mereka menimba ilmu. Jadi tidak asal kuliah saja, sehingga bisa bersama-sama membentuk mahasiswa yang memiliki pandangan dalam menentukan masa depannya," kata Warjiono. (enk)

About dimasgustaman

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar